FOTO PENGURUS BIWARA KABINET SINERGI AKSI 2020/2021

Hallo semua! Apa kabar nih? semoga sehat selalu ya di era pandemi covid-19 ini. Demi menjaga prokes, Kabinet Sinergi Aksi BIWARA melaksakan salah satu proker yaitu foto pengurus dari rumah lhoo... udah ngga sabar kan mau liat? check this out!



Gimana? gimana? tetep kerasa kan kekeluargaannya? pastinya dong. Semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu biar kita bisa kumpul lagi dan bisa foto studio xixixi. See you next timeπŸ™‹πŸ»‍♀️πŸ™‹πŸ»‍♂️

STRUKTUR ORGANISASI BIWARA 2020-2021

Hallo keluarga besar BIWARA!!! Apa kabar? Semoga sehat selalu ya di era pandemi Covid-19 ini. BIWARA berkomitmen akan tetap aktif dalam kegiatan kewirausahaan dan keorganisasian, hal tersebut dapat dibuktikan dengan Kabinet Sinergi Aksi BIWARA 2020/2021 yang menemani selama satu periode kepengurusan. Berikut Struktur Organisasi Kabinet Sinergi Aksi 2020/2021.


Keterangan:

Direktur Utama :
Naufal Ryan H. (Agroteknologi 2018)

Manajer Keuangan:
Denis Triyanti (Ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Manajerial Keuangan: 
Anisah Suryaningsih (Agroteknologi 2019)
Hilmi Karimah (Teknik Pertanian 2019)

Manajer Administrasi:
Rifka Jauharu (Agrobisnis 2018)

Staff Manajerial Administrasi
Fauziyatul Lu'lu N. (Teknik Pertanian 2019)
Muna Verentsya S. (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Manajerial personalia:
Rizki Nur Azizah (Agroteknologi 2018)

Kepala Divisi Humas:
Fadlina Nur A. (Ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Divisi Humas:
Indriani Nur A. A. (Agroteknologi 2018)
Melia Hesti Y. (Agribisnis 2018)
Oktafia M. S. (Agribisnis 2019)
Arthur S. Basoeki (Agribisnis 2019)

Kepala Divisi PSDA:
M. Badrussalam (Agroteknologi 2018)

Staff Divisi PSDA:
Nurul Hidayah (Agroteknologi 2018)
Skolastika Natasya K. (Agribisnis 2019)
Noer Aeni (Agribisnis 2019)
Ibtisamah Nada A. (Teknik Pertanian 2019)
Haditama I. (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Manajer Operasional:
Syafrianto (Agrobisnis 2018)

Kepala Divisi Produksi:
Devi Eka S. (ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Divisi Produksi:
Angga Irvanudin (Agroteknologi 2018)
Yosita Ananda R (Agribisnis 2019)
Yayah Fajriah (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Dwi Febrianti (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Riza Dewi N. (Agribisnis 2019)
Nurul Alawiah (Agroteknologi 2019)

Kepala Divisi Pemasaran:
Ika Dahlia (Agrobisnis 2018)

Staff Divisi Pemasaran:
Adhitya D. H. Saputra (Agribisnis 2019)
Niar Khairunnisa (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Henry Pratama (Agribisnis 2019)
Asri Oktaviana Dewi (Agrobisnis 2019)
Salma N. Azzahra (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Monica Virginia (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis:
Mufti Lutfiani F (Agrobisnis 2018)

Staff Divisi Pengembangan Bisnis:
A'idah Fajar N. A. (Agroteknologi 2019)
Fathynaturrozanah (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Desi Safitri (Agribisnis 2019)
M. Aji Putra A. (Agribisnis 2019)
Imarotunnairoh (Agroteknologi 2019)

Aplikasi Bisnis Online

 

Dalam era serba digital ini, tentunya kita sebagai seorang pebisnis harus menguasai digital marketing juga. Untuk menguasai hal tersebut, kita harus pandai pandai meng-update diri dan informasi. Pada saat ini telah banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat untuk mendukung kegiatan digital marketing online shop yang kita kerjakan. Penasaran gak sih? Kira-kira aplikasi apa saja? Yuk kita simak ulasan berikut ini.

 


1.Trello

Aplikasi ini sangat berguna terutama untuk kalian yang mudah lupa nih, guys. Dengan Trello, kini semua hal-hal yang perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan bisnis online kamu bisa di rekap dengan baik sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. To-do-list jadi tidak membosankan dengan menggunakan Trello. Pekerjaan bisa diatur dari yang belum dilaksanakan, sedang dalam proses, maupun yang sudah selesai, lho! Jangan salah, perusahaan-perusahaan besar seeprti Adobe dan KickStarter juga menggunakan aplikasi ini.

 

2. OneNote

Salah satu aplikasi bawaan Microsoft Office ini ternyata sangat membantu dalam hal bisnis online, nih. Kamu bisa corat-coret ketika ada ide atau untuk merencanakan banyak hal. OneNote berfungsi layaknya buku catatan, namun dalam bentuk aplikasi. Aplikasi ini memungkinkan kamu bisa menulis, menggambar, memasukkan obyek, mencorat-coret, menampilkan screenshot, memberi komentar, serta membagikannya dengan rekan sekerja.

 

3. Canva

Jika memerlukan media untuk menuangkan segala bentuk kreativitas untuk membuat poster, pamfelt, brosur, katalog, dan lain-lain maka Canva adalah solusinya. Kalau tak mau susah-susah belajar Adobe Photoshop, Canva siap membantumu bikin poster, kartu ucapan, infografik dan sebagainya dengan fitur-fitur mudahnya. Didalamnya terdapat banyak template yang tersedia sehingga kalian pasti tidak akan kehabisan ide jika mengeksplor aplikasi ini untuk membuat design grafis media promosi produk kalian, guys. Canva dapat diakses melalui aplikasi dan juga website (www.canva.com).

 

4. Aplikasi Media Sosial

Era digital membuat hampir semua orang dari kalangan tua hingga muda memiliki media sosial. Sudah bukan hal yang aneh melihat banyaknya iklan promosi berbagai produk yang berseliweran di media sosial karena dinilai mampu menjangkau banyak pemirsa. Media sosial dianggap cukup ampuh untuk memeprkenalkan produk dan memantapkan brand awareness. Caranya adalah dengan mengiklankan pamflet produk, promosi, dan juga berkomunikasi dengan pelanggan. Miliki semua aplikasi yang memudahkanmu untuk berinterkasi dengan pelanggan dari WhatsApp, Instagram, Tiktok hingga Facebook Messenger.

 

5. Aplikasi Belanja Online

Aplikasi satu ini boleh jadi wajib, guys. Apalagi buat pebisnis online pemula.  Produkmu akan lebih mudah ditemukan pembeli dengan berjualan di marketplace seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, atau Blibli. Beberapa konsumen juga merasa lebih aman bertransaksi di marketplace sehingga daya tarik jualanmu juga lebih besar.

 

7. BukuKas

Rekomendasi terakhir adalah aplikasi pelaporan keuangan yang khusus ditujukan bagi usaha kecil dan menengah. Ada banyak fitur yang ditawarkan oleh aplikasi BukuKas, antara lain dapat membantumu mencatat transaksi & rekap otomatis, membantumu memantau keuntungan di tiap penjualan, merima & mengirim uang gratis biaya admin bank, memudahkan memantau performa bisnis,  menagih hutang via Whatsapp / SMS, dan mengelola stok barang secara otomatis. Semua fitur ini dapat diakses secara gratis melalui aplikasi BukuKas ini lho, guys.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Segera lengkapi aplikasi-aplikasi yang belum ada di ponselmu untuk mendukung aktivitas bisnis online-mu, guys!

Kreatif! Merintis Bisnis di Tengah Pandemi Virus COVID-19

    Sudah hampir satu tahun nih kita dirumahkan gara-gara pandemi COVID-19 sampai bosan dengan kegiatan dirumah yang itu-itu saja. Terlebih lagi dengan adanya pemberlakuan social distancing yang dimana kita dibatasi untuk tidak berinteraksi dengan banyak orang. Pandmi ini juga turut mempengaruhi sektor perekonomian, banyak terjadi kasus bangkrutnya suatu bisnis atau usaha.    

    Sebagai kawula muda pandemi bukanlah sesuatu hal yang lantas membuat semangat berwirausaha menurun. Justru karena pandemi inilah, kita harus jeli melihat peluang yang ada. Nah, disini akan ada solusi bagaimana memulai bisnis ysng prospektif di tengah pandemi. Skuy, lihat sekarang!




Memulai Bisnis di Tengah Pandemi dengan Modal Minim


1. Cari bisnis yang potensial 
    
    Pasti kalian bingung bisnis apa yang potensial di masa pandemi seperti ini tapi bisa dikerjakan dirumah, iya kan? Ada banyak sekali yang bisa kalian pertimbangkan. 
Pertama, bisnis sektor healthcare. Karena pandemi ini melahirkan banyak kebiasaan baru. Orang menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga diri dari terpaan virus. Kamu bisa memulai berbisnis peralatan pendukung kesehatan seperti masker, face shield, jaket antivirus, hingga suplemen vitamin untuk mendukung imunitas tubuh. 
Kedua, bisnis sektor kuliner. Dalam situasi apapun pasti kita akan lapar kan, nah bisnis kuliner ini sangat menjanjikan sekali, dong. Di tengah pandemi, kamu bisa menjajaki berjualan makanan beku (frozen food) siap saji dan siap masak, makanan sehat pendukung imunitas, dan lain sebagainya.
Ketiga, bisnis pakaian rumahan. Pasti kalian yang pecinta fashion, bisnis home dress seperti gamis rumahan, daster, dan piyama, sangat menjanjikan di masa pandemi ini. Banyak menghabiskan waktu di rumah membuat banyak kaum hawa membutuhkan baju rumahan lebih banyak untuk konten ootd(Outfit on The Day). 
Keempat, bisnis peralatan olahraga. Siapa sangka di tengah pandemi penjualan sepeda malah melesat tinggi? Sepeda menjadi buruan banyak orang yang sudah jenuh di rumah dan ingin berolahraga dengan tetap menerapkan social distancing. Tidak harus berjualan sepeda. Anda bisa menjajaki bisnis alat pendukung olahraga sepeda seperti helm, pakaian olahraga, ataupun sepatunya.
Kelima, jasa guru privat. Pemerintah telah menetapkan pembelajaran jarak jauh diterapkan untuk tahun ajaran 2020/2021 selama pandemi belum berakhir. Tidak sedikit orang tua yang kesulitan mendampingi anak-anak mereka belajar dari rumah. Terlebih di masa new normal ini, kebanyakan karyawan sudah mulai kembali bekerja dari kantor, alias work from office (WFO). Ini sebenarnya peluang bagi para wirausahawan yang bergerak di segmen pendidikan. Yaitu dengan menawarkan jasa sebagai guru privat. Pasarkan dengan tetap menjunjung penerapan protokol COVID-19 agar calon pelanggan percaya dengan keamanan jasa yang diberikan.

2. Pilih yang ringan modal

Nah, setelah meriset bisnis potensial apa saja yang berpeluang meraih pasar di tengah pandemi, langkah selanjutnya dalam memulai bisnis di tengah pandemi adalah menentukan mana yang kira-kira bisa kamu jalankan. Memulai bisnis ditengah pandemi tidak harus besar, tetapi kalian harus mengkondisikan budget yang kalian punya. Sebagai contoh, kamu mengalami penurunan budget saat memulai bisnis. Lebih amannya, mulailah bisnis perlahan saja dengan modal seminim mungkin.
Misalnya, bila berbisnis frozen food, kamu bisa fokus memakai modal untuk membeli barang dagangan saja. Tapi, tidak perlu buru-buru membeli freezer baru untuk menyimpan dagangan tersebut. Sebagai permulaan, kamu cukup memanfaatkan kulkas yang ada di rumah. Cara lain yang juga bisa kamu jajaki adalah dengan menawarkan diri menjadi dropshipper online ke para supplier frozen food yang banyak bertebaran di marketplace. Nah, cara ini relatif lho, lebih aman karena kamu tidak perlu menyiapkan modal sama sekali. Cukup memanfaatkan gadget dan media sosial untuk berpromosi. Hanya saja, keuntungannya memang relatif kecil karena sebatas menjadi dropshipper.

3. Jalankan yang paling memungkinkan

Kondisi pandemi yang masih membatasi banyak aktivitas masyarakat, pilih bisnis yang paling memungkinkan dijalankan di tengah situasi seperti ini. Apabila kamu sebenarnya masih memiliki pekerjaan tetap dan usaha tersebut hanya sebatas side hustle, buatlah pengaturan waktu yang baik supaya pekerjaan utama kamu tidak sampai terganggu. 
Sebaliknya, apabila kamu memang sudah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan (unpaid leave) sampai batas yang belum pasti, kamu memiliki keleluasaan waktu untuk menjalankan usaha baru secara lebih fokus. Namun, karena usaha baru ini menjadi tumpuan baru pendapatan sedang penghasilan rutin kamu tengah terpukul, pastikan kamu bijak menggunakan modal kerja sambil tetap serius menjalankan bisnis ini. 

4. Optimalkan media sosial dan word of mouth marketing

Buat kamu yang masih bingung memasarkan bisnis. Manfaatkan semaksimal mungkin kehadiran media sosial jangan sungkan mempromosikan bisnis di akun media sosial kamu. Kalau perlu, colek satu-satu teman kamu yang hobi home shopping. Dengan kamu menawarkan produk berkualitas dan layanan yang baik, jadi bisnis kamu kelak bisa terbantu dari promosi mulut ke mulut alias word of mouth marketing. Kamu juga bisa memanfaatkan jurus promosi memanfaatkan iklan online baik itu melalui Facebook atau Instagram. Optimalkan juga grup-grup Whatsapp dan komunitas yang kamu ikuti. Jadi, terus berusaha memasarkan tanpa gengsi dan tetap optimistis bisnis kamu bakal besar suatu saat nanti.

5. Ekspansi perlahan sesuai perkembangan bisnis

Kadang nih ya, para pemula dalam dunia bisnis, tergesa-gesa ingin membesarkan bisnis dengan menggelontorkan modal banyak. Misalnya, baru saja memulai bisnis makanan online dan memiliki pelanggan tetap, sudah tergesa menyewa ruko untuk berjualan secara offline. Tenang dulu, tidak perlu tergesa-gesa yang santuy. Di tengah kondisi pandemi yang membuat perekonomian lesu darah seperti sekarang, semua langkah ekspansi bisnis perlu dihitung lebih cermat dan tidak bisa ditempuh tergesa-gesa. Lebih baik kamu bermain aman dengan menerapkan prinsip efisiensi. Semua strategi bisnis perlu dijalankan dengan mengoptimalkan modal yang ada untuk mendapatkan cuan atau keuntungan maksimal. Nanti, saat perekonomian sudah mulai bangkit dan stabil, baru deh kamu bisa lebih berani berekspansi dan mengeluarkan modal lebih besar.

       Itulah lima jurus memulai bisnis di tengah pandemi yang merontokkan ekonomi gara-gara pandemi COVID-19. Tidak perlu takut mencoba peruntungan bisnis walau situasi muram seperti saat ini. Dengan strategi yang tepat, peluang pendapatan baru bisa kamu hasilkan. Jadi, tetap berusaha dan jangan patah semangat ya sobat!




Penulis: Oktafia Mar'atun Solikhah (Staff Divisi Humas Kabinet Sinergi Aksi 2020/2021)

Be Golden 2018

Malam Keakraban Biwara 2018 telah dilaksanakan pada tanggal 13-14 Oktober 2018 di Windujaya dengan diikuti oleh 45 peserta. Makrab ini merupakan langkah awal Genbi 2018 untuk belajar bersama-sama di Biwara setelah adanya Open House. Be Golden (Build the Entrepreneurship for Gold Generation) adalah tema makrab kali ini. Sesuai tema, makrab kali ini diharapkan dapat membangun jiwa wirausaha untuk Genbi 2018 yang berharga dan kuat. Kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan di makrab ini, antara lain seminar kewirausahaan, perkenalan pengurus periode 2018/2019, pensi, outbond, dan penutupan. 
Kegiatan makrab diawali dengan pembukaan pada pukul 07.30 WIB di ruang C.233 Fakultas Pertanian. Pembukaan ini dibuka oleh WD 3 dengan melakukan pemotongan pita. Kemudian dilakukan pemberangkatan peserta menuju Desa Windujaya dengan menggunakan truk. Sesampainya di Desa Windujaya, dilanjutkan dengan seminar kewirausahaan oleh Mas Althof, pemilik Yogurt Yohoed. Setelah itu, peserta diperkenalkan dengan seluruh pengurus BIWARA.
Acara selanjutnya, yaitu pensi cagenbi dan pengurus, serta pengenalan BPO dan KAWULA serta anggota BIWARA. Pensi dilaksanakan setelah isya dimana setiap kelompok menampilkan penampilan yang berbeda. Ada yang menampilkan dance, puisi berantai, perkusi, drama musical romantic, dan parodi iklan. Setiap kelompok memiliki keunikan dan kreatifitasnya masing-masing. Kemudian dilanjut dengan pengenalan dan penyampaian Pesan serta harapan BPO, KAWULA serta anggota BIWARA. Kemudian dilanjutkan oleh penampilan pengurus periode 2018/2019

Hari kedua diawali senam pagi dan ice breaking di lapangan sebelum sarapan. Kemudian peserta melanjutkan acara outbond bersama pendamping.
         

         
Setelah outbond, dilanjutkan dengan penutupan dan pembacaan awarding. Kemudian dilaksanakan pelantikan cagenbi menjadi genbi. Terakhir, kegiatan makrab ini ditutup dengan tukar kado. 
 

PERIODE BARU, SEMANGAT BARU!

Biwara adalah satu-satunya UKM yang berbasis kewirausahaan di Fakultas Pertanian Unsoed. Di dalam Biwara terdapat orang-orang yang semangat berjuang untuk mengembangkan dan memajukan Biwara. Sebagian dari mereka yaitu orang-orang yang turut serta dalam kepengurusan biwara. Setiap tahun kepengurusan di Biwara selalu berganti periode. Saat ini kepengurusan Biwara sudah mencapai periode 2018/2019. Kepengurusan kali ini terdiri dari 39 orang dimana berasal dari angkatan 2016 dan 2017.
Biwara memiliki struktur organisasi yang berbeda dari Hima-Unit Faperta lainnya. Dimana struktur organisasi biwara terdiri dari Direktur Utama, Manajerial Administrasi, Manajerial Keuangan, Manajerial Personalia, dan Manajerial Operasional. Manajerial Personalia terdiri dari divisi PSDA dan HUMAS. Sedangkan Manajerial Operasional terdiri dari Divisi Produksi, Divisi Pemasaran, dan Divisi Pengembangan Bisnis. Setiap bagian dari struktur tersebut memiliki tugas yang berbeda. Manajerial Administrasi bertugas mengatur segala tata administrasi. Manajerial keuangan bertugas mengatur keuangan Biwara. Manajerial Personalia bertugas melakukan kaderisasi dan menjaga silaturahmi dengan keluarga besar biwara, Pembina, dan Hima-Unit Faperta. Sedangkan, Manajerial Operasional bertugas mengelola bisnis Biwara. Kepengurusan Biwara ini dipimpin oleh Direktur Utama. Direktur Utama Biwara Periode 2018/2019 yaitu Sekar Pelangi.
Selain itu, ada pula BPO (Badan Pertimbangan Organisasi) yang ikut membantu dalam mengembangkan dan memajukan Biwara. BPO tersebut terdiri dari 5 orang yang berasal dari angkatan 2015. Mereka adalah Achmad Faisal, Septiady Nugroho, Yudha Sepfiyantoro P., Seni Agustia, dan Windy Lestari. Berikut adalah Struktur Organisasi Biwara periode 2018/2019.