Mengapa Kita Harus Berwirausaha?

 

Mengapa Kita Harus Berwirausaha?


Halo Generasi Biwara!

Siapa nih yang masih bingung mengapa kita harus berwirausaha ya??
Pasti banyak kan yang mau tau!

Yuk simak!!!

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kita harus menjadi seorang wirausaha: 

1. Menjadi individu yang pekerja keras dan mandiri

Sebagai wirausahawan, kita harus mampu mempertahankan dan terus mengembangkan usaha yang kita jalankan untuk menggapai target. Maka dari itu, kita akan terus berusaha keras bagaimana mendapatkan profit yang akan mendukung kelanjutan usaha kita kedepannya hingga kesuksesan dapat tercapai. Lalu apa hubungannya berwirausaha dengan sikap mandiri?. Kita sebagai wirausahawan, dapat mengambil keputusan untuk usaha kita sendiri. Kita memiliki kendali penuh terhadap usaha yang sedang dijalankan. Oleh karena itu, secara tidak langsung menjadi seorang wirausahawan akan membentuk karakter pekerja keras dan meningkatkan kemandirian yang tinggi pada diri kita.

2. Menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran

Dengan kita berwirausaha tidak hanya kita yang merasakan manfaatnya lho.. tetapi juga dapat menciptakan kesempatan kepada orang lain untuk mengembangkan kemampuan diri secara maksimal. Semakin besar bisnis kita, semakin banyak pula kesempatan kerja yang dapat dibuka. Berarti kita juga turut membantu banyak orang untuk memperoleh pekerjaan demi kehidupan mereka. 

3. Menjadi pribadi yang kreatif

Berwirausaha menjadikan diri kita sebagai pribadi yang kreatif? Memang dalam berpikir kreatif tidaklah semudah yang dibayangkan. Namun, hal ini akan sangat baik untuk bisnis kita kedepannya karena diperlukan kreativitas yang tinggi untuk terus berinovasi. Dengan inovasi dapat menciptakan produk yang baru dan berbeda dengan produk lainnya yang akan menjadi nilai lebih dibandingkan dengan produk lain.


4. Investasi di masa depan

Keuntungan yang besar dan menggiurkan dari berwirausaha menjadi alasan terbesar kenapa banyak orang terjun ke dunia wirausaha. Yap, benar, penghasilan yang didapatkan besarnya sesuai dengan apa yang kita usahakan. Menjadi seorang wirausahawan adalah pilihan untuk menunjang kebutuhan dan kelangsungan hidup. Coba teman-teman bayangkan, apabila kita memulai bisnis kita dari sekarang dan kita mampu berinovasi dalam bisnis kita sendiri, bukan tidak mungkin kita akan memiliki keuntungan yang dapat disimpan sebagai investasi untuk masa depan. Kita akan mampu memenuhi apa yang kita inginkan tanpa harus bergantung pada gaji bulanan. Sangat menarik bukan? 




Bingung Mau Mulai Usaha dari Mana? Yuk simak Langkah Awal Memulai Usaha dari BIWARA!!!

LANGKAH AWAL MEMULAI USAHA

Halo Generasi Biwara!

Siapa nih yang masih bingung gimana caranya memulai usaha?

Pasti banyak kan yang mau tau!

Yuk simak!!!

Sebelum memulai usaha terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan, antara lain: 

1. Ide Bisnis (Business Ideas)

Ide bisnis menjadi hal mendasar untuk memulai suatu usaha. Ide usaha yang dipersiapkan secara matang akan memberikan gambaran kemana usaha akan diarahkan. Untuk mendapatkan ide usaha, kalian bisa explore sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Semakin dibutuhkan barang dan jasa kemungkin besar bisnismu juga akan cepat diterima konsumen. So, tunggu apa lagi, ayo explore dan temukan ide bisnismu!

2. Rencana Bisnis (Business Plan)

Setelah ide, tahap selanjutnya adalah menentukan rencana usaha. Rencana usaha akan memberikan panduan bagaimana suatu usaha dimulai. Rencana usaha juga akan meminimalisir terjadinya masalah di tengah usaha yang dapat menyebabkan kerugian bagi usaha yang kita rintis. Dengan merancang rencana usaha akan menghasilkan beberapa keuntungan seperti dapat mengetahui tujuan usaha, mengetahui modal awal yang akan dikeluarkan dan penghasilan yang akan didapatkan. 

3. Riset (Observations Environment)

Langkah selanjutnya adalah melakukan riset. Riset merupakan suatu upaya untuk melihat peluang yang dapat dimanfaatkam untuk menjadi suatu usaha. Riset juga dapat memberikan gambaran terkait produk atau jasa apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, konsumen yang ingin didapat, serta hal hal mendasar usaha lainnya. Riset juga sangat wajib dilakukan untuk mengenali kondisi konsumen, lingkungan, lokasi usaha, target penjualan, pemasaran, hingga pesaing. Riset juga dapat menjadi gambaran apakah usaha yang kita rintis dapat berkembang atau tidak. 

4. Persiapan Usaha (Preparation of Business)

Persiapan usaha dapat dilakukan mulai dari hal-hal kecil seperti mencoba memperkenalkan usaha kepada masyarakat melalui media sosial hingga dari mulut ke mulut. Dengan cara demikian, usaha yang akan kita rintis akan cepat menyebar ke telinga masyarakat sehingga produk atau jasa yg kita tawarkan dapat dikenal oleh masyarakat. Selain itu, kita juga perlu menyiapkan izin usaha seperti IUMK, SIUP, NIB, BPOM, Sertifikasi halal, dll. Dengan adanya izin dan berbagai sertifikasi akan menyebabkan produk yg kita tawarkan kepada masyarakat lebih memiliki jaminan hukum dan jaminan kualitas dan keamanan karena telah diakui oleh lembaga-lembaga terkait.

5. Memulai Usaha (Action)

Setelah segala hal selesai dipersiapkan, langkah yang harus dilakukan adalah do it. Action atau memulai usaha merupakan langkah terakhir. Karena persiapan tanpa action tidak berguna. Jadi ayo mulai usaha dan jangan takut gagal!

Sekarang udah tau kan bagaimana langkah awal untuk memulai usaha. Lalu tunggu apa lagi? Ayo sukses bersamaku!😁✊

FOTO PENGURUS BIWARA KABINET SINERGI AKSI 2020/2021

Hallo semua! Apa kabar nih? semoga sehat selalu ya di era pandemi covid-19 ini. Demi menjaga prokes, Kabinet Sinergi Aksi BIWARA melaksakan salah satu proker yaitu foto pengurus dari rumah lhoo... udah ngga sabar kan mau liat? check this out!



Gimana? gimana? tetep kerasa kan kekeluargaannya? pastinya dong. Semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu biar kita bisa kumpul lagi dan bisa foto studio xixixi. See you next timeπŸ™‹πŸ»‍♀️πŸ™‹πŸ»‍♂️

STRUKTUR ORGANISASI BIWARA 2020-2021

Hallo keluarga besar BIWARA!!! Apa kabar? Semoga sehat selalu ya di era pandemi Covid-19 ini. BIWARA berkomitmen akan tetap aktif dalam kegiatan kewirausahaan dan keorganisasian, hal tersebut dapat dibuktikan dengan Kabinet Sinergi Aksi BIWARA 2020/2021 yang menemani selama satu periode kepengurusan. Berikut Struktur Organisasi Kabinet Sinergi Aksi 2020/2021.


Keterangan:

Direktur Utama :
Naufal Ryan H. (Agroteknologi 2018)

Manajer Keuangan:
Denis Triyanti (Ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Manajerial Keuangan: 
Anisah Suryaningsih (Agroteknologi 2019)
Hilmi Karimah (Teknik Pertanian 2019)

Manajer Administrasi:
Rifka Jauharu (Agrobisnis 2018)

Staff Manajerial Administrasi
Fauziyatul Lu'lu N. (Teknik Pertanian 2019)
Muna Verentsya S. (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Manajerial personalia:
Rizki Nur Azizah (Agroteknologi 2018)

Kepala Divisi Humas:
Fadlina Nur A. (Ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Divisi Humas:
Indriani Nur A. A. (Agroteknologi 2018)
Melia Hesti Y. (Agribisnis 2018)
Oktafia M. S. (Agribisnis 2019)
Arthur S. Basoeki (Agribisnis 2019)

Kepala Divisi PSDA:
M. Badrussalam (Agroteknologi 2018)

Staff Divisi PSDA:
Nurul Hidayah (Agroteknologi 2018)
Skolastika Natasya K. (Agribisnis 2019)
Noer Aeni (Agribisnis 2019)
Ibtisamah Nada A. (Teknik Pertanian 2019)
Haditama I. (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Manajer Operasional:
Syafrianto (Agrobisnis 2018)

Kepala Divisi Produksi:
Devi Eka S. (ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Divisi Produksi:
Angga Irvanudin (Agroteknologi 2018)
Yosita Ananda R (Agribisnis 2019)
Yayah Fajriah (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Dwi Febrianti (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Riza Dewi N. (Agribisnis 2019)
Nurul Alawiah (Agroteknologi 2019)

Kepala Divisi Pemasaran:
Ika Dahlia (Agrobisnis 2018)

Staff Divisi Pemasaran:
Adhitya D. H. Saputra (Agribisnis 2019)
Niar Khairunnisa (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Henry Pratama (Agribisnis 2019)
Asri Oktaviana Dewi (Agrobisnis 2019)
Salma N. Azzahra (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Monica Virginia (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis:
Mufti Lutfiani F (Agrobisnis 2018)

Staff Divisi Pengembangan Bisnis:
A'idah Fajar N. A. (Agroteknologi 2019)
Fathynaturrozanah (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Desi Safitri (Agribisnis 2019)
M. Aji Putra A. (Agribisnis 2019)
Imarotunnairoh (Agroteknologi 2019)

Aplikasi Bisnis Online

 

Dalam era serba digital ini, tentunya kita sebagai seorang pebisnis harus menguasai digital marketing juga. Untuk menguasai hal tersebut, kita harus pandai pandai meng-update diri dan informasi. Pada saat ini telah banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat untuk mendukung kegiatan digital marketing online shop yang kita kerjakan. Penasaran gak sih? Kira-kira aplikasi apa saja? Yuk kita simak ulasan berikut ini.

 


1.Trello

Aplikasi ini sangat berguna terutama untuk kalian yang mudah lupa nih, guys. Dengan Trello, kini semua hal-hal yang perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan bisnis online kamu bisa di rekap dengan baik sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. To-do-list jadi tidak membosankan dengan menggunakan Trello. Pekerjaan bisa diatur dari yang belum dilaksanakan, sedang dalam proses, maupun yang sudah selesai, lho! Jangan salah, perusahaan-perusahaan besar seeprti Adobe dan KickStarter juga menggunakan aplikasi ini.

 

2. OneNote

Salah satu aplikasi bawaan Microsoft Office ini ternyata sangat membantu dalam hal bisnis online, nih. Kamu bisa corat-coret ketika ada ide atau untuk merencanakan banyak hal. OneNote berfungsi layaknya buku catatan, namun dalam bentuk aplikasi. Aplikasi ini memungkinkan kamu bisa menulis, menggambar, memasukkan obyek, mencorat-coret, menampilkan screenshot, memberi komentar, serta membagikannya dengan rekan sekerja.

 

3. Canva

Jika memerlukan media untuk menuangkan segala bentuk kreativitas untuk membuat poster, pamfelt, brosur, katalog, dan lain-lain maka Canva adalah solusinya. Kalau tak mau susah-susah belajar Adobe Photoshop, Canva siap membantumu bikin poster, kartu ucapan, infografik dan sebagainya dengan fitur-fitur mudahnya. Didalamnya terdapat banyak template yang tersedia sehingga kalian pasti tidak akan kehabisan ide jika mengeksplor aplikasi ini untuk membuat design grafis media promosi produk kalian, guys. Canva dapat diakses melalui aplikasi dan juga website (www.canva.com).

 

4. Aplikasi Media Sosial

Era digital membuat hampir semua orang dari kalangan tua hingga muda memiliki media sosial. Sudah bukan hal yang aneh melihat banyaknya iklan promosi berbagai produk yang berseliweran di media sosial karena dinilai mampu menjangkau banyak pemirsa. Media sosial dianggap cukup ampuh untuk memeprkenalkan produk dan memantapkan brand awareness. Caranya adalah dengan mengiklankan pamflet produk, promosi, dan juga berkomunikasi dengan pelanggan. Miliki semua aplikasi yang memudahkanmu untuk berinterkasi dengan pelanggan dari WhatsApp, Instagram, Tiktok hingga Facebook Messenger.

 

5. Aplikasi Belanja Online

Aplikasi satu ini boleh jadi wajib, guys. Apalagi buat pebisnis online pemula.  Produkmu akan lebih mudah ditemukan pembeli dengan berjualan di marketplace seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, atau Blibli. Beberapa konsumen juga merasa lebih aman bertransaksi di marketplace sehingga daya tarik jualanmu juga lebih besar.

 

7. BukuKas

Rekomendasi terakhir adalah aplikasi pelaporan keuangan yang khusus ditujukan bagi usaha kecil dan menengah. Ada banyak fitur yang ditawarkan oleh aplikasi BukuKas, antara lain dapat membantumu mencatat transaksi & rekap otomatis, membantumu memantau keuntungan di tiap penjualan, merima & mengirim uang gratis biaya admin bank, memudahkan memantau performa bisnis,  menagih hutang via Whatsapp / SMS, dan mengelola stok barang secara otomatis. Semua fitur ini dapat diakses secara gratis melalui aplikasi BukuKas ini lho, guys.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Segera lengkapi aplikasi-aplikasi yang belum ada di ponselmu untuk mendukung aktivitas bisnis online-mu, guys!

Kreatif! Merintis Bisnis di Tengah Pandemi Virus COVID-19

    Sudah hampir satu tahun nih kita dirumahkan gara-gara pandemi COVID-19 sampai bosan dengan kegiatan dirumah yang itu-itu saja. Terlebih lagi dengan adanya pemberlakuan social distancing yang dimana kita dibatasi untuk tidak berinteraksi dengan banyak orang. Pandmi ini juga turut mempengaruhi sektor perekonomian, banyak terjadi kasus bangkrutnya suatu bisnis atau usaha.    

    Sebagai kawula muda pandemi bukanlah sesuatu hal yang lantas membuat semangat berwirausaha menurun. Justru karena pandemi inilah, kita harus jeli melihat peluang yang ada. Nah, disini akan ada solusi bagaimana memulai bisnis ysng prospektif di tengah pandemi. Skuy, lihat sekarang!




Memulai Bisnis di Tengah Pandemi dengan Modal Minim


1. Cari bisnis yang potensial 
    
    Pasti kalian bingung bisnis apa yang potensial di masa pandemi seperti ini tapi bisa dikerjakan dirumah, iya kan? Ada banyak sekali yang bisa kalian pertimbangkan. 
Pertama, bisnis sektor healthcare. Karena pandemi ini melahirkan banyak kebiasaan baru. Orang menjadi lebih sadar akan pentingnya menjaga diri dari terpaan virus. Kamu bisa memulai berbisnis peralatan pendukung kesehatan seperti masker, face shield, jaket antivirus, hingga suplemen vitamin untuk mendukung imunitas tubuh. 
Kedua, bisnis sektor kuliner. Dalam situasi apapun pasti kita akan lapar kan, nah bisnis kuliner ini sangat menjanjikan sekali, dong. Di tengah pandemi, kamu bisa menjajaki berjualan makanan beku (frozen food) siap saji dan siap masak, makanan sehat pendukung imunitas, dan lain sebagainya.
Ketiga, bisnis pakaian rumahan. Pasti kalian yang pecinta fashion, bisnis home dress seperti gamis rumahan, daster, dan piyama, sangat menjanjikan di masa pandemi ini. Banyak menghabiskan waktu di rumah membuat banyak kaum hawa membutuhkan baju rumahan lebih banyak untuk konten ootd(Outfit on The Day). 
Keempat, bisnis peralatan olahraga. Siapa sangka di tengah pandemi penjualan sepeda malah melesat tinggi? Sepeda menjadi buruan banyak orang yang sudah jenuh di rumah dan ingin berolahraga dengan tetap menerapkan social distancing. Tidak harus berjualan sepeda. Anda bisa menjajaki bisnis alat pendukung olahraga sepeda seperti helm, pakaian olahraga, ataupun sepatunya.
Kelima, jasa guru privat. Pemerintah telah menetapkan pembelajaran jarak jauh diterapkan untuk tahun ajaran 2020/2021 selama pandemi belum berakhir. Tidak sedikit orang tua yang kesulitan mendampingi anak-anak mereka belajar dari rumah. Terlebih di masa new normal ini, kebanyakan karyawan sudah mulai kembali bekerja dari kantor, alias work from office (WFO). Ini sebenarnya peluang bagi para wirausahawan yang bergerak di segmen pendidikan. Yaitu dengan menawarkan jasa sebagai guru privat. Pasarkan dengan tetap menjunjung penerapan protokol COVID-19 agar calon pelanggan percaya dengan keamanan jasa yang diberikan.

2. Pilih yang ringan modal

Nah, setelah meriset bisnis potensial apa saja yang berpeluang meraih pasar di tengah pandemi, langkah selanjutnya dalam memulai bisnis di tengah pandemi adalah menentukan mana yang kira-kira bisa kamu jalankan. Memulai bisnis ditengah pandemi tidak harus besar, tetapi kalian harus mengkondisikan budget yang kalian punya. Sebagai contoh, kamu mengalami penurunan budget saat memulai bisnis. Lebih amannya, mulailah bisnis perlahan saja dengan modal seminim mungkin.
Misalnya, bila berbisnis frozen food, kamu bisa fokus memakai modal untuk membeli barang dagangan saja. Tapi, tidak perlu buru-buru membeli freezer baru untuk menyimpan dagangan tersebut. Sebagai permulaan, kamu cukup memanfaatkan kulkas yang ada di rumah. Cara lain yang juga bisa kamu jajaki adalah dengan menawarkan diri menjadi dropshipper online ke para supplier frozen food yang banyak bertebaran di marketplace. Nah, cara ini relatif lho, lebih aman karena kamu tidak perlu menyiapkan modal sama sekali. Cukup memanfaatkan gadget dan media sosial untuk berpromosi. Hanya saja, keuntungannya memang relatif kecil karena sebatas menjadi dropshipper.

3. Jalankan yang paling memungkinkan

Kondisi pandemi yang masih membatasi banyak aktivitas masyarakat, pilih bisnis yang paling memungkinkan dijalankan di tengah situasi seperti ini. Apabila kamu sebenarnya masih memiliki pekerjaan tetap dan usaha tersebut hanya sebatas side hustle, buatlah pengaturan waktu yang baik supaya pekerjaan utama kamu tidak sampai terganggu. 
Sebaliknya, apabila kamu memang sudah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau dirumahkan (unpaid leave) sampai batas yang belum pasti, kamu memiliki keleluasaan waktu untuk menjalankan usaha baru secara lebih fokus. Namun, karena usaha baru ini menjadi tumpuan baru pendapatan sedang penghasilan rutin kamu tengah terpukul, pastikan kamu bijak menggunakan modal kerja sambil tetap serius menjalankan bisnis ini. 

4. Optimalkan media sosial dan word of mouth marketing

Buat kamu yang masih bingung memasarkan bisnis. Manfaatkan semaksimal mungkin kehadiran media sosial jangan sungkan mempromosikan bisnis di akun media sosial kamu. Kalau perlu, colek satu-satu teman kamu yang hobi home shopping. Dengan kamu menawarkan produk berkualitas dan layanan yang baik, jadi bisnis kamu kelak bisa terbantu dari promosi mulut ke mulut alias word of mouth marketing. Kamu juga bisa memanfaatkan jurus promosi memanfaatkan iklan online baik itu melalui Facebook atau Instagram. Optimalkan juga grup-grup Whatsapp dan komunitas yang kamu ikuti. Jadi, terus berusaha memasarkan tanpa gengsi dan tetap optimistis bisnis kamu bakal besar suatu saat nanti.

5. Ekspansi perlahan sesuai perkembangan bisnis

Kadang nih ya, para pemula dalam dunia bisnis, tergesa-gesa ingin membesarkan bisnis dengan menggelontorkan modal banyak. Misalnya, baru saja memulai bisnis makanan online dan memiliki pelanggan tetap, sudah tergesa menyewa ruko untuk berjualan secara offline. Tenang dulu, tidak perlu tergesa-gesa yang santuy. Di tengah kondisi pandemi yang membuat perekonomian lesu darah seperti sekarang, semua langkah ekspansi bisnis perlu dihitung lebih cermat dan tidak bisa ditempuh tergesa-gesa. Lebih baik kamu bermain aman dengan menerapkan prinsip efisiensi. Semua strategi bisnis perlu dijalankan dengan mengoptimalkan modal yang ada untuk mendapatkan cuan atau keuntungan maksimal. Nanti, saat perekonomian sudah mulai bangkit dan stabil, baru deh kamu bisa lebih berani berekspansi dan mengeluarkan modal lebih besar.

       Itulah lima jurus memulai bisnis di tengah pandemi yang merontokkan ekonomi gara-gara pandemi COVID-19. Tidak perlu takut mencoba peruntungan bisnis walau situasi muram seperti saat ini. Dengan strategi yang tepat, peluang pendapatan baru bisa kamu hasilkan. Jadi, tetap berusaha dan jangan patah semangat ya sobat!




Penulis: Oktafia Mar'atun Solikhah (Staff Divisi Humas Kabinet Sinergi Aksi 2020/2021)