Pengumuman Kepengurusan Biwara 2022-2023

[ PENGUMUMAN OPREC PENGURUS BIWARA 2022/2023 ]

Hallo Generasi Biwara πŸ™Œ
Buat kalian yang sudah mendaftar dan setia menunggu pengumuman pengurus Biwara periode 2022/2023 sekarang sudah keluar loh πŸ˜ƒ.
Berikut ini daftar NIB yang diterima sebagai pengurus Biwara Periode 2022/2023.
Selamat dan sukses untuk kalian yang sudah terpilih, mari bersama-sama untuk memberi kontribusi bagi Biwara. Bagi yang belum terpilih jangan berkecil hati, masih ada kesempatan lain untuk berpartisipasi di Biwara ☺

Bagi Kalian yang terpilih, jangan lupa untuk ikut Kumoul perdana pengurus Biwara periode 2022/2023 yang dilaksanakan pada
πŸ—’Hari : Senin, 19 Sepetember 2022
πŸ•’Waktu : 19.15 WIB
πŸ–₯Tempat : Online melalui Google Meet (link menyusul)

Jangan sampai ketinggalan ya, karena akan ada pembahasan mengenai Manajerial dan Divisi yang kalian dapatkan πŸ€—

CARA MENGHADAPI KEGAGALAN BERWIRAUSAHA

Halo Generasi Biwara!!!!

Ketika kita memilih untuk berwirausaha, kegagalan, tidak bisa dihindari.

Eeiittsss jangan khawatir yaa, hadapi kegagalan dalam berwirausaha dengan mengubahnya menjadi sebuah kesuksesan!

Yuk simak cara menghadapi kegagalan dalam berwirausaha berikut ini: 

1. Berpikir positif

Berfikir positif adalah kunci utama menghadapi kegagalan dalam berwirausaha lhoo.., berpikir positif menjadi pondasi dari cara kita menghadapi sebuah kegagalan, hal ini  karena jika kita berfikir negatif, biasanya yang akan ada dipikiran kita hanyalah sesuatu yang bersifat menyalahkan. Baik menyalahkan diri sendiri, orang lain maupun keadaan. Namun apabila kita menghadapinya dengan perpikir positif maka kita dapat menghadapi kegagalan tersebut dengan lebih siap dan tenang. 

2. Temukan penyebab kegagalan 

Tidak ada yang terjadi tanpa sebab dan akibat. Begitu juga dengan kegagalan berwirausaha. Salah satu cara menghadapi kegagalan berwirausaha yaitu dengan mencari penyebab kegagalan yang kita alami. Dengan begitu kita akan tahu apakah yang sebenarnya menjadi penyebab kegagalan.

Seringkali kegagalan dapat disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam perusahaan, sedangkan faktor eksternal berasal dari kegiatan di luar kendali perusahaan. Kita dapat mencoba membuat daftar penyebab kegagalan yang kita alami berdasarkan skala prioritas, sehingga kita dapat menanganinya setelahnya.

3. Lakukan Evaluasi

Setelah kita tahu mengapa usaha/bisnis kita mengalami kegagalan, saatnya untuk mengevaluasi. Mengapa hal tersebut dapat menyebabkan kegagalan? Apakah ada faktor lain yang menyebabkan kegagalan ini?

Kita juga dapat membuat skala prioritas dalam melakukan evaluasi lho... Lihat dahulu lihat dulu faktor mana yang harus segera dievaluasi dan faktor mana yang bisa ditunda atau diundur. Dengan menetapkan skala prioritas ini, akan lebih mudah bagi kita untuk mengambil tindakan yang tepat atas masalah yang kita hadapi.

4. Cari Peluang 

Mencari peluang di sini adalah cara untuk menyelesaikan kegagalan dan dan cara untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Namun, kedua jenis peluang ini merupakan satu kesatuan yang memberikan peluang untuk berkembang ke arah yang lebih baik ketika kita menerima kesempatan untuk mengatasi masalah.

5. Fokus pada target

Ketika kita memilih untuk berwirausaha pasti akan ada target yang ingin dicapai, bukan? Jadi cobalah untuk tetap fokus pada target tersebut. Selalu bayangkan target ini setiap kali kita menjalani usaha agar menjadi penyemangat. Dengan kita fokus pada target pasti kita akan kembali bersemangat sehingga kita mulai bangkit dari kegagalan dan kembali berusaha berusaha untuk menggapai mimpi tersebut. 

Kesuksesan akan datang dari kegagalan. Cara menghadapi kegagalan berwirausaha adalah dengan menemukan sumber kegagalan. Jangan takut untuk berwirausaha yaa temen-temen!

Sumber:

https://www.brilio.net/creator/kegagalan-lumrah-terjadi-dalam-berbisnis-ini-5-cara-mengatasinya-008692.html

Struktur Organisasi Kabinet Cakra Aguna BIWARA 2022

 Halo Genbi!


Kalian udah kenal belum nih sama pasukan Biwara dengan nama Kabinet Cakra Aguna  2022?

kalo belum yuk kenalan dulu!



Jadi, dalam struktur organisasi BIWARA 2022 ini terdapat seorang Direktur Utama, Wakil Direktur, Manajerial Keuangan, Manajerial Administrasi, dan Manajerial Operasional.

Pada periode kepengurusan 2021/2022, BIWARA UNSOED 2022 dipimpin oleh Fauziyatul Lu'lu Nabilah yang ditemani oleh seorang wakil direktur bernama Niar Khairunnisa.

Manajerial Keuangan dipimpin oleh seorang manajer bernama Hilmi Karimah dengan membawahi 2 staff keuangan yaitu Ega Adhining Tyas dan Windi Purwaningsih.

Manajerial Administrasi dipimpin oleh seorang manajer bernama Muna Verentsya Salsabila dengan membawahi 4 staff yaitu Nurul Allawiyah, Dwi Lestiana, Azzalia Leviana Maharani, dan Wahyu Muchlisoh.

Manajerial Personalia dipimpin oleh seorang manajer bernama Skolastika Natasya Kencanasari dengan membawahi 2 divisi yaitu Humas dan PSDA.

Divisi humas dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Arthur Sasongko Basoeki yang membawahi 6 staff yaitu Henry Pratama, Amanah Sasi Yuliyana, Farah Vania, Rayhan A.P, Salsabila Ramadhita, dan Vinna Anggraeni.

Divisi PSDA dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Ibtisamah Nada Adiba yang membawahi 6 staff yaitu M.Farrel Ryandra, Desi Safitri, Arif F.F, Andhry Mira A., Feny Eka A.P,dan Intan P.S.

Manajerial Operasional dipimpin oleh seorang manajer bernama Aidah Fajar Nur Afifah dengan membawahi 3 divisi yaitu Produksi, Pemasarandan Pengembangan Bisnis.

Divisi Produksi dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Yosita Ananda Rahayu yang membawahi 7 staff yaitu Dwi Febrianti, Anisa Puspita Rini, Rahmah Nur Hidayati, Endah Puspa R, Septhalia Friska, Wiranti Mawarni, Zahro P.

Divisi Pemasaran dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Monica Virginia yang membawahi 7 staff antara lain Hafif Lukman H, Astri Octaviana, Apriliya Ajeng, Khoirunnisa I. S, Ratri N, Trisna S, dan Wiji I.I.

Divisi Pengembangan Bisnis dipimpin oleh seorang manajer bernama Fathynatunrozanah yang membawahi 7 staff antara lain Abdul Naufal, Catarina Marshanda, Ahmad Fathan, Aulia Kartika, Hanifah Novia, Indah Permata, dan Rosidun.

Cara Menentukan Bidang Usaha yang Akan Dijalankan

 Halo Generasi Biwara!!

Kali ini Biwara Blog bakal mengulik lebih dalam lagi, cara menentukan bidang usaha yang akan dijalankan

Pastinya penasaran kan?

Yuk kita simak!

(Sumber: freepik.com)

Berikut ini adalah cara menentukan bidang usaha yang akan dijalankan, antara lain:

1. Sesuaikan dengan minat dan keahlian

(Sumber: freepik.com)

Dengan mencari ide bidang usaha berdasarkan minat, maka kita akan menyukai merasa nyaman, dan menginginkan usaha tersebut. Selain itu, kita juga harus tau keahlian kita untuk dapat membantu kita dalam menyusun strategi, pemasaran, serta produksi secara tepat, sehingga usaha kita dapat berkembang lebih cepat.

2. Pelajari dan analisis bidang usaha

(Sumber: freepik.com)


Pasti Genbi sudah familiar kan dengan istilah analisis SWOT, yaitu suatu teknik perencanaan strategi yang bermanfaat untuk mengevaluasi kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek. Nah, jika kita sudah memahami 4 aspek tersebut, tentunya dapat meminimalisir kegagalan dari usaha kita.

3. Sesuaikan dengan modal usaha

(Sumber: freepik.com)


Saat memulai sebuah usaha, sebaiknya kita memperhatikan modalnya. Modal Modal nekat? Bukan, dong. Modal yang dimaksud adalah modal yang tepat Selain bermodal niat, keahlian, dan rencana yang matang, kita juga perlu memperhatikan keuangan. Jika modal belum cukup besar, kita dapat memulai dari usaha yang sederhana terlebih dulu. Keuntungan dari usaha itulah yang kemudian kita kelola untuk membangun usaha yang lebih besar. Kira-kira, Genbi termasuk tim modal nekat atau modal tepat, nih?

4. Sesuaikan dengan lokasi usaha

(Sumber: freepik.com)

Berkaitan dengan analisis SWOT yang sudah kita pelajari, kita perlu memperhatikan tingkat persaingan usaha. Apabila kita akan menjalankan suatu usaha di tempat yang strategis serta memiliki persaingan yang ketat, maka kita harus dapat memberikan keunikan dan kelebihan, sehingga usaha yang kita jalankan memiliki daya saing terhadap usaha lainnya.

5. Sesuaikan dengan target pasar

(Sumber: freepik.com)



Target pasar adalah suatu kelompok konsumen yang menjadi sasaran pendekatan perusahaan untuk membeli produk yang dijual. Hal ini dapat dikelompokkan berdasarkan usia, profesi, maupun tren dan gaya hidup yang sedang berkembang. Pengelompokkan itulah yang nantinya dapat menjadi acuan kita dalam menentukan bidang usaha dengan memperhatikan minat dan kebutuhan dari konsumen.


Sekarang udah tau kan, cara menentukan bidang usaha yang akan dijalankan. Jadi, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah aksi. Let’s be smart and action!!

Identifikasi Bauran Pemasaran. Solusi Mengenali Usaha Agar Cepat Berkembang

Halooo Genbi!!!!

Apa kabar kalian?

Kali ini, Biwara Blog mau ngajak kalian buat lebih mengenali usaha kalian, nih?

(Sumber: idcloudhost.com)


Tapi, gimana caranya, yah?

Yang namanya usaha pasti ngga jauh-jauh nih dari yang namanya Bauran Pemasaran. Bauran pemasaran ini digunakan untuk mengidentifikasi sub-sub usaha seperti produk, harga, tempat, hingga orang dalam menjalankan suatu usaha. 

Masih belum paham, bestie?

Yuk kita kulitin lebih dalam biar kalian tau apa sih pentingnya bauran pemasaran dalam suatu usaha.

Jadi, Bauran Pemasaran menurut Kotler dan Amstrong, adalah alat pemasaran yang taktis yang bisa dikendalikan. Bentuk alat pemasaran inibisa dalam bentuk 4P yaitu product, price, place, dan promotion yang nantinya akan dikombinasikan untuk menghasilkan keuntungan maksimal. Yuk kita bahas satu-satu!

1. Product (Produk)

Produk merupakan suatu barang atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan.

Jangan lupa nih, kalian harus tau kebutuhan pasar target pasar kalian. Jika produk yang kita jual sesuai dengan permintaan pasar saat itu, maka nilai penjualan produk juga akan meningkat.

2. Price (Harga)

Harga merupakan nilai tukar atau nilai yang dikorbankan untuk mendapatkan suatu barang atau jasa.

Penentuannya harga dapat dikelompokkan berdasarkan kualitas dan kerumitan proses produksi. Selain itu, kita juga harus memperhatikan kelas sosial dari pasar yang kita tuju.

3. Place (Tempat)

Tempat merupakan suatu media atau wilayah untuk memproduksi produk seperti barang dan jasa serta menjadi tempat pendistribusian produk.

Dalam menentukan tempat, kita harus memperhatikan letak wilayah, kemudahan mobilitas, serta jangkauan terhadap pasar.

4. Promotion (Promosi)

Promosi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Untuk menentukan cara promosi yang tepat, kita harus memperhatikan siapa target pasar kita. Penentuan cara promosi juga dapat dilakukan berdasarkan segi usia, kepribadian, dan kelas sosial.

Sekarang Genbi udah tau kan apa itu bauran pemasaran atau biasa disebut marketing mix itu, jadi jangan bingung lagi ya, bestiee!!!

Mengapa Kita Harus Berwirausaha?

 

Mengapa Kita Harus Berwirausaha?


Halo Generasi Biwara!

Siapa nih yang masih bingung mengapa kita harus berwirausaha ya??
Pasti banyak kan yang mau tau!

Yuk simak!!!

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kita harus menjadi seorang wirausaha: 

1. Menjadi individu yang pekerja keras dan mandiri

Sebagai wirausahawan, kita harus mampu mempertahankan dan terus mengembangkan usaha yang kita jalankan untuk menggapai target. Maka dari itu, kita akan terus berusaha keras bagaimana mendapatkan profit yang akan mendukung kelanjutan usaha kita kedepannya hingga kesuksesan dapat tercapai. Lalu apa hubungannya berwirausaha dengan sikap mandiri?. Kita sebagai wirausahawan, dapat mengambil keputusan untuk usaha kita sendiri. Kita memiliki kendali penuh terhadap usaha yang sedang dijalankan. Oleh karena itu, secara tidak langsung menjadi seorang wirausahawan akan membentuk karakter pekerja keras dan meningkatkan kemandirian yang tinggi pada diri kita.

2. Menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran

Dengan kita berwirausaha tidak hanya kita yang merasakan manfaatnya lho.. tetapi juga dapat menciptakan kesempatan kepada orang lain untuk mengembangkan kemampuan diri secara maksimal. Semakin besar bisnis kita, semakin banyak pula kesempatan kerja yang dapat dibuka. Berarti kita juga turut membantu banyak orang untuk memperoleh pekerjaan demi kehidupan mereka. 

3. Menjadi pribadi yang kreatif

Berwirausaha menjadikan diri kita sebagai pribadi yang kreatif? Memang dalam berpikir kreatif tidaklah semudah yang dibayangkan. Namun, hal ini akan sangat baik untuk bisnis kita kedepannya karena diperlukan kreativitas yang tinggi untuk terus berinovasi. Dengan inovasi dapat menciptakan produk yang baru dan berbeda dengan produk lainnya yang akan menjadi nilai lebih dibandingkan dengan produk lain.


4. Investasi di masa depan

Keuntungan yang besar dan menggiurkan dari berwirausaha menjadi alasan terbesar kenapa banyak orang terjun ke dunia wirausaha. Yap, benar, penghasilan yang didapatkan besarnya sesuai dengan apa yang kita usahakan. Menjadi seorang wirausahawan adalah pilihan untuk menunjang kebutuhan dan kelangsungan hidup. Coba teman-teman bayangkan, apabila kita memulai bisnis kita dari sekarang dan kita mampu berinovasi dalam bisnis kita sendiri, bukan tidak mungkin kita akan memiliki keuntungan yang dapat disimpan sebagai investasi untuk masa depan. Kita akan mampu memenuhi apa yang kita inginkan tanpa harus bergantung pada gaji bulanan. Sangat menarik bukan? 




Bingung Mau Mulai Usaha dari Mana? Yuk simak Langkah Awal Memulai Usaha dari BIWARA!!!

LANGKAH AWAL MEMULAI USAHA

Halo Generasi Biwara!

Siapa nih yang masih bingung gimana caranya memulai usaha?

Pasti banyak kan yang mau tau!

Yuk simak!!!

Sebelum memulai usaha terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan, antara lain: 

1. Ide Bisnis (Business Ideas)

Ide bisnis menjadi hal mendasar untuk memulai suatu usaha. Ide usaha yang dipersiapkan secara matang akan memberikan gambaran kemana usaha akan diarahkan. Untuk mendapatkan ide usaha, kalian bisa explore sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Semakin dibutuhkan barang dan jasa kemungkin besar bisnismu juga akan cepat diterima konsumen. So, tunggu apa lagi, ayo explore dan temukan ide bisnismu!

2. Rencana Bisnis (Business Plan)

Setelah ide, tahap selanjutnya adalah menentukan rencana usaha. Rencana usaha akan memberikan panduan bagaimana suatu usaha dimulai. Rencana usaha juga akan meminimalisir terjadinya masalah di tengah usaha yang dapat menyebabkan kerugian bagi usaha yang kita rintis. Dengan merancang rencana usaha akan menghasilkan beberapa keuntungan seperti dapat mengetahui tujuan usaha, mengetahui modal awal yang akan dikeluarkan dan penghasilan yang akan didapatkan. 

3. Riset (Observations Environment)

Langkah selanjutnya adalah melakukan riset. Riset merupakan suatu upaya untuk melihat peluang yang dapat dimanfaatkam untuk menjadi suatu usaha. Riset juga dapat memberikan gambaran terkait produk atau jasa apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, konsumen yang ingin didapat, serta hal hal mendasar usaha lainnya. Riset juga sangat wajib dilakukan untuk mengenali kondisi konsumen, lingkungan, lokasi usaha, target penjualan, pemasaran, hingga pesaing. Riset juga dapat menjadi gambaran apakah usaha yang kita rintis dapat berkembang atau tidak. 

4. Persiapan Usaha (Preparation of Business)

Persiapan usaha dapat dilakukan mulai dari hal-hal kecil seperti mencoba memperkenalkan usaha kepada masyarakat melalui media sosial hingga dari mulut ke mulut. Dengan cara demikian, usaha yang akan kita rintis akan cepat menyebar ke telinga masyarakat sehingga produk atau jasa yg kita tawarkan dapat dikenal oleh masyarakat. Selain itu, kita juga perlu menyiapkan izin usaha seperti IUMK, SIUP, NIB, BPOM, Sertifikasi halal, dll. Dengan adanya izin dan berbagai sertifikasi akan menyebabkan produk yg kita tawarkan kepada masyarakat lebih memiliki jaminan hukum dan jaminan kualitas dan keamanan karena telah diakui oleh lembaga-lembaga terkait.

5. Memulai Usaha (Action)

Setelah segala hal selesai dipersiapkan, langkah yang harus dilakukan adalah do it. Action atau memulai usaha merupakan langkah terakhir. Karena persiapan tanpa action tidak berguna. Jadi ayo mulai usaha dan jangan takut gagal!

Sekarang udah tau kan bagaimana langkah awal untuk memulai usaha. Lalu tunggu apa lagi? Ayo sukses bersamaku!😁✊

FOTO PENGURUS BIWARA KABINET SINERGI AKSI 2020/2021

Hallo semua! Apa kabar nih? semoga sehat selalu ya di era pandemi covid-19 ini. Demi menjaga prokes, Kabinet Sinergi Aksi BIWARA melaksakan salah satu proker yaitu foto pengurus dari rumah lhoo... udah ngga sabar kan mau liat? check this out!



Gimana? gimana? tetep kerasa kan kekeluargaannya? pastinya dong. Semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu biar kita bisa kumpul lagi dan bisa foto studio xixixi. See you next timeπŸ™‹πŸ»‍♀️πŸ™‹πŸ»‍♂️

STRUKTUR ORGANISASI BIWARA 2020-2021

Hallo keluarga besar BIWARA!!! Apa kabar? Semoga sehat selalu ya di era pandemi Covid-19 ini. BIWARA berkomitmen akan tetap aktif dalam kegiatan kewirausahaan dan keorganisasian, hal tersebut dapat dibuktikan dengan Kabinet Sinergi Aksi BIWARA 2020/2021 yang menemani selama satu periode kepengurusan. Berikut Struktur Organisasi Kabinet Sinergi Aksi 2020/2021.


Keterangan:

Direktur Utama :
Naufal Ryan H. (Agroteknologi 2018)

Manajer Keuangan:
Denis Triyanti (Ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Manajerial Keuangan: 
Anisah Suryaningsih (Agroteknologi 2019)
Hilmi Karimah (Teknik Pertanian 2019)

Manajer Administrasi:
Rifka Jauharu (Agrobisnis 2018)

Staff Manajerial Administrasi
Fauziyatul Lu'lu N. (Teknik Pertanian 2019)
Muna Verentsya S. (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Manajerial personalia:
Rizki Nur Azizah (Agroteknologi 2018)

Kepala Divisi Humas:
Fadlina Nur A. (Ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Divisi Humas:
Indriani Nur A. A. (Agroteknologi 2018)
Melia Hesti Y. (Agribisnis 2018)
Oktafia M. S. (Agribisnis 2019)
Arthur S. Basoeki (Agribisnis 2019)

Kepala Divisi PSDA:
M. Badrussalam (Agroteknologi 2018)

Staff Divisi PSDA:
Nurul Hidayah (Agroteknologi 2018)
Skolastika Natasya K. (Agribisnis 2019)
Noer Aeni (Agribisnis 2019)
Ibtisamah Nada A. (Teknik Pertanian 2019)
Haditama I. (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Manajer Operasional:
Syafrianto (Agrobisnis 2018)

Kepala Divisi Produksi:
Devi Eka S. (ilmu Teknologi Pangan 2018)

Staff Divisi Produksi:
Angga Irvanudin (Agroteknologi 2018)
Yosita Ananda R (Agribisnis 2019)
Yayah Fajriah (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Dwi Febrianti (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Riza Dewi N. (Agribisnis 2019)
Nurul Alawiah (Agroteknologi 2019)

Kepala Divisi Pemasaran:
Ika Dahlia (Agrobisnis 2018)

Staff Divisi Pemasaran:
Adhitya D. H. Saputra (Agribisnis 2019)
Niar Khairunnisa (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Henry Pratama (Agribisnis 2019)
Asri Oktaviana Dewi (Agrobisnis 2019)
Salma N. Azzahra (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Monica Virginia (Ilmu Teknologi Pangan 2019)

Kepala Divisi Pengembangan Bisnis:
Mufti Lutfiani F (Agrobisnis 2018)

Staff Divisi Pengembangan Bisnis:
A'idah Fajar N. A. (Agroteknologi 2019)
Fathynaturrozanah (Ilmu Teknologi Pangan 2019)
Desi Safitri (Agribisnis 2019)
M. Aji Putra A. (Agribisnis 2019)
Imarotunnairoh (Agroteknologi 2019)

Aplikasi Bisnis Online

 

Dalam era serba digital ini, tentunya kita sebagai seorang pebisnis harus menguasai digital marketing juga. Untuk menguasai hal tersebut, kita harus pandai pandai meng-update diri dan informasi. Pada saat ini telah banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat untuk mendukung kegiatan digital marketing online shop yang kita kerjakan. Penasaran gak sih? Kira-kira aplikasi apa saja? Yuk kita simak ulasan berikut ini.

 


1.Trello

Aplikasi ini sangat berguna terutama untuk kalian yang mudah lupa nih, guys. Dengan Trello, kini semua hal-hal yang perlu dilakukan untuk mendukung kegiatan bisnis online kamu bisa di rekap dengan baik sehingga meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. To-do-list jadi tidak membosankan dengan menggunakan Trello. Pekerjaan bisa diatur dari yang belum dilaksanakan, sedang dalam proses, maupun yang sudah selesai, lho! Jangan salah, perusahaan-perusahaan besar seeprti Adobe dan KickStarter juga menggunakan aplikasi ini.

 

2. OneNote

Salah satu aplikasi bawaan Microsoft Office ini ternyata sangat membantu dalam hal bisnis online, nih. Kamu bisa corat-coret ketika ada ide atau untuk merencanakan banyak hal. OneNote berfungsi layaknya buku catatan, namun dalam bentuk aplikasi. Aplikasi ini memungkinkan kamu bisa menulis, menggambar, memasukkan obyek, mencorat-coret, menampilkan screenshot, memberi komentar, serta membagikannya dengan rekan sekerja.

 

3. Canva

Jika memerlukan media untuk menuangkan segala bentuk kreativitas untuk membuat poster, pamfelt, brosur, katalog, dan lain-lain maka Canva adalah solusinya. Kalau tak mau susah-susah belajar Adobe Photoshop, Canva siap membantumu bikin poster, kartu ucapan, infografik dan sebagainya dengan fitur-fitur mudahnya. Didalamnya terdapat banyak template yang tersedia sehingga kalian pasti tidak akan kehabisan ide jika mengeksplor aplikasi ini untuk membuat design grafis media promosi produk kalian, guys. Canva dapat diakses melalui aplikasi dan juga website (www.canva.com).

 

4. Aplikasi Media Sosial

Era digital membuat hampir semua orang dari kalangan tua hingga muda memiliki media sosial. Sudah bukan hal yang aneh melihat banyaknya iklan promosi berbagai produk yang berseliweran di media sosial karena dinilai mampu menjangkau banyak pemirsa. Media sosial dianggap cukup ampuh untuk memeprkenalkan produk dan memantapkan brand awareness. Caranya adalah dengan mengiklankan pamflet produk, promosi, dan juga berkomunikasi dengan pelanggan. Miliki semua aplikasi yang memudahkanmu untuk berinterkasi dengan pelanggan dari WhatsApp, Instagram, Tiktok hingga Facebook Messenger.

 

5. Aplikasi Belanja Online

Aplikasi satu ini boleh jadi wajib, guys. Apalagi buat pebisnis online pemula.  Produkmu akan lebih mudah ditemukan pembeli dengan berjualan di marketplace seperti Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee, atau Blibli. Beberapa konsumen juga merasa lebih aman bertransaksi di marketplace sehingga daya tarik jualanmu juga lebih besar.

 

7. BukuKas

Rekomendasi terakhir adalah aplikasi pelaporan keuangan yang khusus ditujukan bagi usaha kecil dan menengah. Ada banyak fitur yang ditawarkan oleh aplikasi BukuKas, antara lain dapat membantumu mencatat transaksi & rekap otomatis, membantumu memantau keuntungan di tiap penjualan, merima & mengirim uang gratis biaya admin bank, memudahkan memantau performa bisnis,  menagih hutang via Whatsapp / SMS, dan mengelola stok barang secara otomatis. Semua fitur ini dapat diakses secara gratis melalui aplikasi BukuKas ini lho, guys.

 

Jadi, tunggu apa lagi? Segera lengkapi aplikasi-aplikasi yang belum ada di ponselmu untuk mendukung aktivitas bisnis online-mu, guys!