WARA INFO: Kenalan Yuk Sama "MY MON", Produk Tunas Bima, Cilengko Farm

Halo, Sobat Biwara!!

Kalian tahu gak sih terkait Produk MY MON?

Kita bahas bareng-bareng, yuk!


Profil Kelompok

Sebelum mengenal produknya, yuk kita berkenalan dengan teman-teman di balik produk MY MON ini!!

Diketuai oleh Muhammad Farrel Ryandra Ardaffa, bersama Ega Adhining Tyas di bidang Keuangan, Ratri Nursetiani di bidang Pemasaran, serta Hanifah Putrirahmah Ningrum dan Wahyu Muchlisoh di bidang produksi, nihh!!


Profil Produk

Sobat Biwara penasaran gak sih, apa yaa arti dari nama produk MY MON?

MY MON berarti LEMONKU. Maknanya, MY MON adalah minuman milik konsumen yang sudah membeli produk ini. Selain itu, MY MON memiliki kesan yang menarik dan mudah diingat, kan?


Ide Dasar Penciptaan Produk

Ide dasar dari penciptaan produk MY MON ini adalah berasal dari program Tunas Bima, dengan melakukan pembuatan produk dari produk segar lemon. Lemon seringkali diolah menjadi produk minuman seperti sari lemon maupun infused water. Namun MY MON berbeda, lho! MY MON merupakan produk perasan lemon yang dicampur sirop dan soda.

Mengapa sirop? Ini bertujuan agar produk MY MON memiliki varian rasa, sehingga konsumen memiliki opsi. Mengapa soda? Karena soda dapat menciptakan sebuah minuman menjadi lebih menyegarkan. Selain itu, soda menjadi salah satu minuman yang diminati milenial.


Sejarah Singkat Pembentukan Kelompok

Sobat Biwara tahu gak, siapa ya yang menentukan pembentukan kelompok dari program ini?

Ternyata, Fasilitator Tunas Bima yang membentuk kelompok, hingga terbentuk ide yang luar biasa dari teman-teman kita yang keren ini!!


Perjalanan Pembuatan Produk

Jadi penasaran kan, bagaimana sih perjalanan pembuatan produk MY MON ini.

Diawali dari melakukan uji coba produk sebanyak 5 kali. Selain itu, MY MON juga mengembangkan MY MON ALAMI yang berbahan bunga telang dan daun suji, yaitu produk MY MON yang pembuatannya tanpa sirop maupun soda. Perjalanan pembuatan produk ini juga melalui proses survei dan tester, untuk mengevaluasi produk agar dapat lebih baik. Wah, ternyata cukup panjang yaa perjalanannya.


Kendala yang Dihadapi

  1. Belum balik modal saat mengikuti event karena perlu menyewa stand untuk memasarkannya. Namun, dari event itulah, teman-teman memanfaatkan kesempatan untuk melakukan branding produk MY MON ini.
  2. Pemasaran. MY MON adalah produk baru yang belum terlalu dikenal masyarakat secara luas, sehingga diperlukan branding yang gencar agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui produk MY MON dan manfaatnya.
  3. Musim Hujan. Dengan kondisi musim hujan, banyak konsumen yang merasa ragu untuk membeli produk minuman. Tapi, teman-teman kita ini gak kehabisan ide, nih! Produk MY MON akan dikembangkan, supaya tetap diminati konsumen meskipun pada musim hujan.
  4. Lokasi Produksi. Belum adanya lokasi produksi yang khusus untuk pembuatan produk MY MON.
  5. Kendala membagi waktu antara penjualan MY MON dan program magang.


Harapan terhadap Produk MY MON

Harapan terhadap produk MY MONyakni produk ini tetap bisa berlanjut meskipun Program Tunas Bima sudah selesai. Sehingga, mahasiswa dapat belajar berwirausaha dalam membuat produk dan strategi memasarkannya agar produk tersebut lebih dikenal masyarakat.

Wahh, gimana Sobat Biwara, keren-keren banget kan? Semoga semakin banyak yaa, teman-teman mahasiswa dan mahasiswi yang berani menyalurkan idenya dalam berwirausaha. Terutama, Sobat Biwara, nih!!

HASIL KEGIATAN INVENTARISASI BARANG

Hallo, Generasi Biwara! πŸ™ŒπŸΌ
Bagaimana kabarnya?

Manajerial Administrasi telah melaksanakan kegiatan inventarisasi barang. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Kerja Manajerial Administrasi ini dilaksanakan pada Minggu, 30 Oktober 2022.

Kegiatan dilakukan dengan membuat daftar barang kepemilikan Biwara, kemudian diberi kode barang dan dilakukan pendataan.

Akan ada banyak kegiatan Biwara selanjutnya.
So, stay tune!! πŸ”₯

HASIL KEGIATAN PELATIHAN PRODUKSI PRODUK PANGAN

Hallo, Generasi Biwara!
Bagaimana kabarnya?

Pelatihan produksi produk pangan berlangsung pada Sabtu, 29 Oktober 2022. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Divisi Produksi, sehingga Divisi Produksi langsung mengarahkan kegiatan pelatihan yang ditujukan kepada pengurus Biwara periode 2022/2023 ini.

Melalui kegiatan ini, pengurus diharapkan dapat mengolah produk pangan dengan tepat setelah memperoleh informasi dan praktik secara langsung.


Tentunya, akan ada banyak kegiatan menarik selanjutnya di Biwara.
So, stay tune!! πŸ”₯

HASIL KEGIATAN PELATIHAN PRODUKSI PEMBUATAN BOUQUET SNACKS

Hallo, Generasi Biwara!
Bagaimana kabarnya?

Telah dilaksanakan Pelatihan Produksi Pembuatan Bouquet Snacks pada Sabtu, 22 Oktober 2022, bertempat di Ruang Sekretariat Biwara. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Manajerial Operasional, Divisi Produksi, sehingga, Divisi Produksi memandu secara langsung kegiatan yang ditujukan kepada para Pengurus Biwara periode 2022/2023 ini.

Melalui kegiatan ini, para pengurus diharapkan dapat memproduksi bouquet snacks yang sedang marak di kalangan remaja, dengan dibekali informasi dan praktik langsung pembuatannya.

Sangat menarik dan bermanfaat kan pastinya. Tentunya, akan ada banyak kegiatan Biwara selanjutnya. So, stay tune!! ✨

HASIL KEGIATAN OPEN HOUSE BIWARA 2022

Hallo, Generasi Biwara!! 
Bagaimana kabarnya?

Biwara Blog hadir kembali!!
Kali ini, Biwara Blog akan mengulas Hasil Kegiatan dari OPEN HOUSE BIWARA 2022: MERAPI.

Yuk kita ulas bersama!

Open House Biwara 2022 yang mengusung tema Merapi (Menyambut Generasi Biwara yang Berprestasi) telah dilaksanakan pada:
Hari: Jumat
Tanggal: 30 September 2022

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyambut para Generasi Biwara 2022, sehingga diharapkan dapat menjadi titik awal bersama Biwara untuk menuju perubahan yang lebih baik.

Pengenalan pengurus Biwara, bagaimana pentingnya berorganisasi, dan games turut meramaikan kegiatan yang ditujukan untuk para Generasi Biwara 2022.

Bagaimana? Menarik banget kan pastinya?

Sampai jumpa di Biwara Blog dan berbagai kegiatan di Biwara selanjutnya!!

HASIL KEGIATAN MUSYAWARAH KERJA BIWARA 2022/2023

Hallo, Generasi Biwara!! 
Bagaimana kabarnya?

Biwara Blog hadir kembali!!
Kali ini, Biwara Blog akan mengulas Hasil Kegiatan dari Musyawarah Kerja Biwara Periode 2022/2023.

Yuk kita ulas bersama!
Musyawarah Kerja Biwara Periode 2022/2023, telah berlangsung pada:
Hari: Rabu-Sabtu
Tanggal: 28 September-1 Oktober 2022
Tempat: Google Meet

Kegiatan Musyawarah Kerja ini dihadiri oleh para pengurus Biwara periode 2022/2023, mulai dari Direktur Utama, Wakil Direktur, beserta para Manajerial dan Divisinya. Melalui Musyawarah Kerja ini, para pengurus dari setiap manajerial dan divisi memaparkan program kerja dan rencana kegiatan di Biwara yang akan dilaksanakan selama satu periode kepengurusan.

Musyawarah Kerja diawali dari pemaparan dari Manajerial Keuangan.

Pemaparan dilanjutkan oleh Manajerial Administrasi pada hari pertama dan kedua.

Pada hari kedua Musyawarah Kerja juga dilaksanakan pemaparan oleh Manajerial Personalia beserta Divisi PSDA. Pada tanggal 1 Oktober 2022, dilanjutkan dengan pemaparan oleh Divisi Humas dari Manajerial Personalia. 

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari Manajerial Operasional beserta para divisinya, yaitu Divisi Pengembangan Bisnis, Divisi Produksi, dan Divisi Pemasaran.

Pada tanggal yang sama, Direktur Utama dan Wakil Direktur Biwara menutup kegiatan Musyawarah Kerja Biwara Periode 2022/2023.

Semoga program kerja yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik dan berdampak positif bagi keluarga besar Biwara, Civitas Academica Universitas Jenderal Soedirman, dan masyarakat umum secara luas.

Sampai jumpa di Biwara Blog selanjutnya!!

Pengumuman Kepengurusan Biwara 2022-2023

[ PENGUMUMAN OPREC PENGURUS BIWARA 2022/2023 ]

Hallo Generasi Biwara πŸ™Œ
Buat kalian yang sudah mendaftar dan setia menunggu pengumuman pengurus Biwara periode 2022/2023 sekarang sudah keluar loh πŸ˜ƒ.
Berikut ini daftar NIB yang diterima sebagai pengurus Biwara Periode 2022/2023.
Selamat dan sukses untuk kalian yang sudah terpilih, mari bersama-sama untuk memberi kontribusi bagi Biwara. Bagi yang belum terpilih jangan berkecil hati, masih ada kesempatan lain untuk berpartisipasi di Biwara ☺

Bagi Kalian yang terpilih, jangan lupa untuk ikut Kumoul perdana pengurus Biwara periode 2022/2023 yang dilaksanakan pada
πŸ—’Hari : Senin, 19 Sepetember 2022
πŸ•’Waktu : 19.15 WIB
πŸ–₯Tempat : Online melalui Google Meet (link menyusul)

Jangan sampai ketinggalan ya, karena akan ada pembahasan mengenai Manajerial dan Divisi yang kalian dapatkan πŸ€—

CARA MENGHADAPI KEGAGALAN BERWIRAUSAHA

Halo Generasi Biwara!!!!

Ketika kita memilih untuk berwirausaha, kegagalan, tidak bisa dihindari.

Eeiittsss jangan khawatir yaa, hadapi kegagalan dalam berwirausaha dengan mengubahnya menjadi sebuah kesuksesan!

Yuk simak cara menghadapi kegagalan dalam berwirausaha berikut ini: 

1. Berpikir positif

Berfikir positif adalah kunci utama menghadapi kegagalan dalam berwirausaha lhoo.., berpikir positif menjadi pondasi dari cara kita menghadapi sebuah kegagalan, hal ini  karena jika kita berfikir negatif, biasanya yang akan ada dipikiran kita hanyalah sesuatu yang bersifat menyalahkan. Baik menyalahkan diri sendiri, orang lain maupun keadaan. Namun apabila kita menghadapinya dengan perpikir positif maka kita dapat menghadapi kegagalan tersebut dengan lebih siap dan tenang. 

2. Temukan penyebab kegagalan 

Tidak ada yang terjadi tanpa sebab dan akibat. Begitu juga dengan kegagalan berwirausaha. Salah satu cara menghadapi kegagalan berwirausaha yaitu dengan mencari penyebab kegagalan yang kita alami. Dengan begitu kita akan tahu apakah yang sebenarnya menjadi penyebab kegagalan.

Seringkali kegagalan dapat disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. Faktor internal berasal dari dalam perusahaan, sedangkan faktor eksternal berasal dari kegiatan di luar kendali perusahaan. Kita dapat mencoba membuat daftar penyebab kegagalan yang kita alami berdasarkan skala prioritas, sehingga kita dapat menanganinya setelahnya.

3. Lakukan Evaluasi

Setelah kita tahu mengapa usaha/bisnis kita mengalami kegagalan, saatnya untuk mengevaluasi. Mengapa hal tersebut dapat menyebabkan kegagalan? Apakah ada faktor lain yang menyebabkan kegagalan ini?

Kita juga dapat membuat skala prioritas dalam melakukan evaluasi lho... Lihat dahulu lihat dulu faktor mana yang harus segera dievaluasi dan faktor mana yang bisa ditunda atau diundur. Dengan menetapkan skala prioritas ini, akan lebih mudah bagi kita untuk mengambil tindakan yang tepat atas masalah yang kita hadapi.

4. Cari Peluang 

Mencari peluang di sini adalah cara untuk menyelesaikan kegagalan dan dan cara untuk berkembang ke arah yang lebih baik. Namun, kedua jenis peluang ini merupakan satu kesatuan yang memberikan peluang untuk berkembang ke arah yang lebih baik ketika kita menerima kesempatan untuk mengatasi masalah.

5. Fokus pada target

Ketika kita memilih untuk berwirausaha pasti akan ada target yang ingin dicapai, bukan? Jadi cobalah untuk tetap fokus pada target tersebut. Selalu bayangkan target ini setiap kali kita menjalani usaha agar menjadi penyemangat. Dengan kita fokus pada target pasti kita akan kembali bersemangat sehingga kita mulai bangkit dari kegagalan dan kembali berusaha berusaha untuk menggapai mimpi tersebut. 

Kesuksesan akan datang dari kegagalan. Cara menghadapi kegagalan berwirausaha adalah dengan menemukan sumber kegagalan. Jangan takut untuk berwirausaha yaa temen-temen!

Sumber:

https://www.brilio.net/creator/kegagalan-lumrah-terjadi-dalam-berbisnis-ini-5-cara-mengatasinya-008692.html

Struktur Organisasi Kabinet Cakra Aguna BIWARA 2022

 Halo Genbi!


Kalian udah kenal belum nih sama pasukan Biwara dengan nama Kabinet Cakra Aguna  2022?

kalo belum yuk kenalan dulu!



Jadi, dalam struktur organisasi BIWARA 2022 ini terdapat seorang Direktur Utama, Wakil Direktur, Manajerial Keuangan, Manajerial Administrasi, dan Manajerial Operasional.

Pada periode kepengurusan 2021/2022, BIWARA UNSOED 2022 dipimpin oleh Fauziyatul Lu'lu Nabilah yang ditemani oleh seorang wakil direktur bernama Niar Khairunnisa.

Manajerial Keuangan dipimpin oleh seorang manajer bernama Hilmi Karimah dengan membawahi 2 staff keuangan yaitu Ega Adhining Tyas dan Windi Purwaningsih.

Manajerial Administrasi dipimpin oleh seorang manajer bernama Muna Verentsya Salsabila dengan membawahi 4 staff yaitu Nurul Allawiyah, Dwi Lestiana, Azzalia Leviana Maharani, dan Wahyu Muchlisoh.

Manajerial Personalia dipimpin oleh seorang manajer bernama Skolastika Natasya Kencanasari dengan membawahi 2 divisi yaitu Humas dan PSDA.

Divisi humas dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Arthur Sasongko Basoeki yang membawahi 6 staff yaitu Henry Pratama, Amanah Sasi Yuliyana, Farah Vania, Rayhan A.P, Salsabila Ramadhita, dan Vinna Anggraeni.

Divisi PSDA dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Ibtisamah Nada Adiba yang membawahi 6 staff yaitu M.Farrel Ryandra, Desi Safitri, Arif F.F, Andhry Mira A., Feny Eka A.P,dan Intan P.S.

Manajerial Operasional dipimpin oleh seorang manajer bernama Aidah Fajar Nur Afifah dengan membawahi 3 divisi yaitu Produksi, Pemasarandan Pengembangan Bisnis.

Divisi Produksi dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Yosita Ananda Rahayu yang membawahi 7 staff yaitu Dwi Febrianti, Anisa Puspita Rini, Rahmah Nur Hidayati, Endah Puspa R, Septhalia Friska, Wiranti Mawarni, Zahro P.

Divisi Pemasaran dipimpin oleh seorang kepala divisi bernama Monica Virginia yang membawahi 7 staff antara lain Hafif Lukman H, Astri Octaviana, Apriliya Ajeng, Khoirunnisa I. S, Ratri N, Trisna S, dan Wiji I.I.

Divisi Pengembangan Bisnis dipimpin oleh seorang manajer bernama Fathynatunrozanah yang membawahi 7 staff antara lain Abdul Naufal, Catarina Marshanda, Ahmad Fathan, Aulia Kartika, Hanifah Novia, Indah Permata, dan Rosidun.

Cara Menentukan Bidang Usaha yang Akan Dijalankan

 Halo Generasi Biwara!!

Kali ini Biwara Blog bakal mengulik lebih dalam lagi, cara menentukan bidang usaha yang akan dijalankan

Pastinya penasaran kan?

Yuk kita simak!

(Sumber: freepik.com)

Berikut ini adalah cara menentukan bidang usaha yang akan dijalankan, antara lain:

1. Sesuaikan dengan minat dan keahlian

(Sumber: freepik.com)

Dengan mencari ide bidang usaha berdasarkan minat, maka kita akan menyukai merasa nyaman, dan menginginkan usaha tersebut. Selain itu, kita juga harus tau keahlian kita untuk dapat membantu kita dalam menyusun strategi, pemasaran, serta produksi secara tepat, sehingga usaha kita dapat berkembang lebih cepat.

2. Pelajari dan analisis bidang usaha

(Sumber: freepik.com)


Pasti Genbi sudah familiar kan dengan istilah analisis SWOT, yaitu suatu teknik perencanaan strategi yang bermanfaat untuk mengevaluasi kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek. Nah, jika kita sudah memahami 4 aspek tersebut, tentunya dapat meminimalisir kegagalan dari usaha kita.

3. Sesuaikan dengan modal usaha

(Sumber: freepik.com)


Saat memulai sebuah usaha, sebaiknya kita memperhatikan modalnya. Modal Modal nekat? Bukan, dong. Modal yang dimaksud adalah modal yang tepat Selain bermodal niat, keahlian, dan rencana yang matang, kita juga perlu memperhatikan keuangan. Jika modal belum cukup besar, kita dapat memulai dari usaha yang sederhana terlebih dulu. Keuntungan dari usaha itulah yang kemudian kita kelola untuk membangun usaha yang lebih besar. Kira-kira, Genbi termasuk tim modal nekat atau modal tepat, nih?

4. Sesuaikan dengan lokasi usaha

(Sumber: freepik.com)

Berkaitan dengan analisis SWOT yang sudah kita pelajari, kita perlu memperhatikan tingkat persaingan usaha. Apabila kita akan menjalankan suatu usaha di tempat yang strategis serta memiliki persaingan yang ketat, maka kita harus dapat memberikan keunikan dan kelebihan, sehingga usaha yang kita jalankan memiliki daya saing terhadap usaha lainnya.

5. Sesuaikan dengan target pasar

(Sumber: freepik.com)



Target pasar adalah suatu kelompok konsumen yang menjadi sasaran pendekatan perusahaan untuk membeli produk yang dijual. Hal ini dapat dikelompokkan berdasarkan usia, profesi, maupun tren dan gaya hidup yang sedang berkembang. Pengelompokkan itulah yang nantinya dapat menjadi acuan kita dalam menentukan bidang usaha dengan memperhatikan minat dan kebutuhan dari konsumen.


Sekarang udah tau kan, cara menentukan bidang usaha yang akan dijalankan. Jadi, yang perlu dilakukan selanjutnya adalah aksi. Let’s be smart and action!!

Identifikasi Bauran Pemasaran. Solusi Mengenali Usaha Agar Cepat Berkembang

Halooo Genbi!!!!

Apa kabar kalian?

Kali ini, Biwara Blog mau ngajak kalian buat lebih mengenali usaha kalian, nih?

(Sumber: idcloudhost.com)


Tapi, gimana caranya, yah?

Yang namanya usaha pasti ngga jauh-jauh nih dari yang namanya Bauran Pemasaran. Bauran pemasaran ini digunakan untuk mengidentifikasi sub-sub usaha seperti produk, harga, tempat, hingga orang dalam menjalankan suatu usaha. 

Masih belum paham, bestie?

Yuk kita kulitin lebih dalam biar kalian tau apa sih pentingnya bauran pemasaran dalam suatu usaha.

Jadi, Bauran Pemasaran menurut Kotler dan Amstrong, adalah alat pemasaran yang taktis yang bisa dikendalikan. Bentuk alat pemasaran inibisa dalam bentuk 4P yaitu product, price, place, dan promotion yang nantinya akan dikombinasikan untuk menghasilkan keuntungan maksimal. Yuk kita bahas satu-satu!

1. Product (Produk)

Produk merupakan suatu barang atau jasa yang ditawarkan kepada pelanggan.

Jangan lupa nih, kalian harus tau kebutuhan pasar target pasar kalian. Jika produk yang kita jual sesuai dengan permintaan pasar saat itu, maka nilai penjualan produk juga akan meningkat.

2. Price (Harga)

Harga merupakan nilai tukar atau nilai yang dikorbankan untuk mendapatkan suatu barang atau jasa.

Penentuannya harga dapat dikelompokkan berdasarkan kualitas dan kerumitan proses produksi. Selain itu, kita juga harus memperhatikan kelas sosial dari pasar yang kita tuju.

3. Place (Tempat)

Tempat merupakan suatu media atau wilayah untuk memproduksi produk seperti barang dan jasa serta menjadi tempat pendistribusian produk.

Dalam menentukan tempat, kita harus memperhatikan letak wilayah, kemudahan mobilitas, serta jangkauan terhadap pasar.

4. Promotion (Promosi)

Promosi merupakan suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan produk yang ditawarkan kepada konsumen.

Untuk menentukan cara promosi yang tepat, kita harus memperhatikan siapa target pasar kita. Penentuan cara promosi juga dapat dilakukan berdasarkan segi usia, kepribadian, dan kelas sosial.

Sekarang Genbi udah tau kan apa itu bauran pemasaran atau biasa disebut marketing mix itu, jadi jangan bingung lagi ya, bestiee!!!

Mengapa Kita Harus Berwirausaha?

 

Mengapa Kita Harus Berwirausaha?


Halo Generasi Biwara!

Siapa nih yang masih bingung mengapa kita harus berwirausaha ya??
Pasti banyak kan yang mau tau!

Yuk simak!!!

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa kita harus menjadi seorang wirausaha: 

1. Menjadi individu yang pekerja keras dan mandiri

Sebagai wirausahawan, kita harus mampu mempertahankan dan terus mengembangkan usaha yang kita jalankan untuk menggapai target. Maka dari itu, kita akan terus berusaha keras bagaimana mendapatkan profit yang akan mendukung kelanjutan usaha kita kedepannya hingga kesuksesan dapat tercapai. Lalu apa hubungannya berwirausaha dengan sikap mandiri?. Kita sebagai wirausahawan, dapat mengambil keputusan untuk usaha kita sendiri. Kita memiliki kendali penuh terhadap usaha yang sedang dijalankan. Oleh karena itu, secara tidak langsung menjadi seorang wirausahawan akan membentuk karakter pekerja keras dan meningkatkan kemandirian yang tinggi pada diri kita.

2. Menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran

Dengan kita berwirausaha tidak hanya kita yang merasakan manfaatnya lho.. tetapi juga dapat menciptakan kesempatan kepada orang lain untuk mengembangkan kemampuan diri secara maksimal. Semakin besar bisnis kita, semakin banyak pula kesempatan kerja yang dapat dibuka. Berarti kita juga turut membantu banyak orang untuk memperoleh pekerjaan demi kehidupan mereka. 

3. Menjadi pribadi yang kreatif

Berwirausaha menjadikan diri kita sebagai pribadi yang kreatif? Memang dalam berpikir kreatif tidaklah semudah yang dibayangkan. Namun, hal ini akan sangat baik untuk bisnis kita kedepannya karena diperlukan kreativitas yang tinggi untuk terus berinovasi. Dengan inovasi dapat menciptakan produk yang baru dan berbeda dengan produk lainnya yang akan menjadi nilai lebih dibandingkan dengan produk lain.


4. Investasi di masa depan

Keuntungan yang besar dan menggiurkan dari berwirausaha menjadi alasan terbesar kenapa banyak orang terjun ke dunia wirausaha. Yap, benar, penghasilan yang didapatkan besarnya sesuai dengan apa yang kita usahakan. Menjadi seorang wirausahawan adalah pilihan untuk menunjang kebutuhan dan kelangsungan hidup. Coba teman-teman bayangkan, apabila kita memulai bisnis kita dari sekarang dan kita mampu berinovasi dalam bisnis kita sendiri, bukan tidak mungkin kita akan memiliki keuntungan yang dapat disimpan sebagai investasi untuk masa depan. Kita akan mampu memenuhi apa yang kita inginkan tanpa harus bergantung pada gaji bulanan. Sangat menarik bukan? 




Bingung Mau Mulai Usaha dari Mana? Yuk simak Langkah Awal Memulai Usaha dari BIWARA!!!

LANGKAH AWAL MEMULAI USAHA

Halo Generasi Biwara!

Siapa nih yang masih bingung gimana caranya memulai usaha?

Pasti banyak kan yang mau tau!

Yuk simak!!!

Sebelum memulai usaha terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan, antara lain: 

1. Ide Bisnis (Business Ideas)

Ide bisnis menjadi hal mendasar untuk memulai suatu usaha. Ide usaha yang dipersiapkan secara matang akan memberikan gambaran kemana usaha akan diarahkan. Untuk mendapatkan ide usaha, kalian bisa explore sesuatu yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Semakin dibutuhkan barang dan jasa kemungkin besar bisnismu juga akan cepat diterima konsumen. So, tunggu apa lagi, ayo explore dan temukan ide bisnismu!

2. Rencana Bisnis (Business Plan)

Setelah ide, tahap selanjutnya adalah menentukan rencana usaha. Rencana usaha akan memberikan panduan bagaimana suatu usaha dimulai. Rencana usaha juga akan meminimalisir terjadinya masalah di tengah usaha yang dapat menyebabkan kerugian bagi usaha yang kita rintis. Dengan merancang rencana usaha akan menghasilkan beberapa keuntungan seperti dapat mengetahui tujuan usaha, mengetahui modal awal yang akan dikeluarkan dan penghasilan yang akan didapatkan. 

3. Riset (Observations Environment)

Langkah selanjutnya adalah melakukan riset. Riset merupakan suatu upaya untuk melihat peluang yang dapat dimanfaatkam untuk menjadi suatu usaha. Riset juga dapat memberikan gambaran terkait produk atau jasa apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, konsumen yang ingin didapat, serta hal hal mendasar usaha lainnya. Riset juga sangat wajib dilakukan untuk mengenali kondisi konsumen, lingkungan, lokasi usaha, target penjualan, pemasaran, hingga pesaing. Riset juga dapat menjadi gambaran apakah usaha yang kita rintis dapat berkembang atau tidak. 

4. Persiapan Usaha (Preparation of Business)

Persiapan usaha dapat dilakukan mulai dari hal-hal kecil seperti mencoba memperkenalkan usaha kepada masyarakat melalui media sosial hingga dari mulut ke mulut. Dengan cara demikian, usaha yang akan kita rintis akan cepat menyebar ke telinga masyarakat sehingga produk atau jasa yg kita tawarkan dapat dikenal oleh masyarakat. Selain itu, kita juga perlu menyiapkan izin usaha seperti IUMK, SIUP, NIB, BPOM, Sertifikasi halal, dll. Dengan adanya izin dan berbagai sertifikasi akan menyebabkan produk yg kita tawarkan kepada masyarakat lebih memiliki jaminan hukum dan jaminan kualitas dan keamanan karena telah diakui oleh lembaga-lembaga terkait.

5. Memulai Usaha (Action)

Setelah segala hal selesai dipersiapkan, langkah yang harus dilakukan adalah do it. Action atau memulai usaha merupakan langkah terakhir. Karena persiapan tanpa action tidak berguna. Jadi ayo mulai usaha dan jangan takut gagal!

Sekarang udah tau kan bagaimana langkah awal untuk memulai usaha. Lalu tunggu apa lagi? Ayo sukses bersamaku!😁✊